PIALA AFF U-19 merupakan pertandingan yang sering dibicarakan akhir-akhir ini. Perlu diketahui, Piala AFF U-19 merupakan kejuaraan sepakbola remaja yang bertaraf internasional.
Ajang pertandingan ini dilaksanakan setiap tahunnya dan dimulai pada tahun 2002. Tim yang akan bermain dalam Piala AFF U-19 merupakan tim nasional yang merupakan anggota Federasi Sepak Bola ASEAN (ASEAN Football Federation atau AFF).
AFF sendiri merupakan bagian dari AFC (Asian Footbal Confederation). Selain anggota Federasi Sepak Bola ASEAN, Piala AFF U-19 juga beberapa kali mengundang negara-negara Asia lainnya untuk bertanding.
Sesuai namanya, Piala AFF U-19 menargetkan pemain yang berusia di bawah 20 tahun. Namun, AFF mengikuti AFC dan sejalan dengan konvensi FIFA, bahwa peraturan tersebut diubah sehingga umur pemain dalam pertandingan AFF diturunkan.
Sejumlah negara telah memenangkan trofi Piala AFF U-19, salah satunya Indonesia. Tepatnya di tahun 2013, Indonesia berhasil menyabet gelar juara setelah berhasil mengalahkan tim Vietnam. Kegembiraan Indonesia semakin bertambah karena di tahun 2013 itu Indonesia juga menjadi tuan rumah kejuaraan Piala AFF U-19.
Salah satu kunci keberhasilan sebuah tim sepakbola dalam memenangkan pertandingan adalah cara tim tersebut melatih performa. Figur yang bertanggung jawab akan hal tersebut adalah pelatih tim sepakbola.
Kemenangan Tim Nasional Indonesia di Piala AFF U-19 tahun 2013 itu tentu tak terlepas dari tangan dingin sang pelatih, Indra Sjafri. Hingga kini, dialah satu-satunya pelatih yang mampu membawa Timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19.
Indra Sjafri lahir pada 2 Februari 1963 di Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Lelaki yang pernah menjadi Brand Ambassador Gala Siswa Indonesia SMP 2018 Kemdikbud RI ini menikah dengan Temi Indrayani. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang anak, yaitu Aryandra Andaru dan Diandra Aryandari.
Sebelum menjadi pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri adalah seorang pemain sepak bola dengan posisi gelandang. Ia bermain di PSP Padang Junior selama lima tahun dari 1981 hingga 1986 untuk mengawali karier juniornya. Lalu, saat maju ke jenjang selanjutnya, Indra Sjafri membela PSP Padang selama lima tahun dari 1896 hingga 1991 untuk karier seniornya.