“Indonesia pernah dijajah Belanda, jadi banyak pemain berdarah Belanda di sini, banyak pemain bagus berkebangsaan Belanda. Akan tetapi, kalau pemain keturunan Belanda atau Eropa dinaturalisasi, mereka akan menjadi pemain asing di sana,” lanjutnya.
(Elkan Baggott, salah satu pemain keturunan Timnas Indonesia)
Lebih lanjut, pelatih berdarah Korea Selatan itu menambahkan, jika sebenarnya dirinya mampu membentuk tim full pemain keturunan. Namun, hal itu ia urungkan hal tersebut karena adanya alasan khusus.
“Saya juga berpikir orang Indonesia pasti berharap bisa meraih prestasi bagus dengan pemain yang ada di Indonesia," ungkapnya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa alasan Shin Tae-yong ogah bikin satu tim full pemain keturunan Indonesia adalah karena ia menghargai keinginan bangsa Indonesia, yang ingin tim sepak bolanya meraih prestasi dengan diisi oleh pemain asli Indonesia juga. Di samping proses naturalisasi yang rumit.
(Hakiki Tertiari )