LIVERPOOL dianggap curang karena diduga memalsukan hasil tes Covid-19 saat hendak bertemu Arsenal di leg I semifinal Piala Liga Inggris 2021-2022, Jumat 7 Januari 2022 dini hari WIB. Kabarnya jelang laga kontra Arsenal, hanya ada satu orang pemain Liverpool yang positif Covid-19.
Karena itu, jika terbukti memalsukan hasil tes Covid-19, akankah Liverpool dicoret paksa alias didiskualifikasi dari Piala Liga Inggris 2021-2022? Menurut laporan The Athletic, operator kompetisi Piala Liga Inggris, EFL, tengah menyelidiki masalah di atas.
Sekadar informasi, skuad Liverpool dikabarkan mengalami badai Covid-19. Hasilnya, pertandingan semifinal Piala Liga Inggris antara Liverpool vs Arsenal pun ditunda.
Seperti yang sudah diutarakan di atas, leg I semifinal Piala Liga Inggris 2021-2022 sedianya dilangsungkan di Emirates Stadium, Jumat 7 Januari 2022 dini hari WIB. Namun, akibat penundaan tersebut, leg I direncanakan dilangsungkan di Anfield, Jumat 14 Desember 2022 dan leg II pada Jumat 21 Januari 2022.
Liverpool pun membenarkan bahwa EFL saat ini sedang melakukan peninjauan atas kasus tersebut. Kubu Liverpool menegaskan mereka tidak memiliki pilihan lain, selain meminta penundaan laga.
BACA JUGA: Tanpa Mohamed Salah dan Sadio Mane, Liverpool Akan Andalkan Takumi Minamino
"EFL sepenuhnya meninjau keadaan yang terjadi. Meskipun tak mau, penundaan adalah satu-satunya pilihan karena klub berupaya mengurangi risiko infeksi lebih lanjut," bunyi pernyataan Liverpool mengutip dari The Athletic, Selasa (11/1/2022).