“Thailand jago menguasai bola. Mereka bisa berduel dan bermain kotor, ini merupakan syarat sukses dalam sepakbola internasional,” kata Teong Kim Lim yang sempat 12 tahun (2001-2013) mengabdi di akademi Bayern Munich, mengutip dari New Straits Times, Sabtu (1/1/2022).
“Malaysia bisa belajar satu atau dua hal dari Thailand dan Indonesia. Malaysia memainkan sepakbola non-kontak karena para pemain kami tidak terbiasa dengan permainan seperti ini,” lanjut pria 58 tahun tersebut.
“Di Liga Malaysia, jika Anda bermain kasar, biasanya menjurus ke arah perkelahian. Padahal di sepakbola modern, duel fisik merupakan hal yang biasa. Satu-satunya pemain Malaysia yang bisa adu fisik adalah Kogileswaran selama di Piala AFF,” ujar pemegang lisensi kepelatihan pro UEFA tersebut.
Karena itu, menarik menanti respons Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) setelah mendengar ucapan Teong Kim Lim. Maukah Malaysia belajar sepakbola dari Indonesia?
(Ramdani Bur)