5 Hal yang Wajib Dilakukan Timnas Indonesia untuk Juara Piala AFF 2020, Nomor 1 Paling Penting Selain Teknis

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Jum'at 31 Desember 2021 19:00 WIB
Timnas Indonesia kalah 4-0 dari Timnas Thailand di leg 1 final Piala AFF 2020. (Foto/AFF)
Share :

LIMA hal wajib dilakukan Timnas Indonesia untuk juara Piala AFF 2020 akan diulas dalam artikel ini. Skuad Garuda bisa dibilang butuh keajaiban untuk bisa menang 5-0 atas Thailand pada leg kedua final Piala AFF 2020.

Sedikit mengingatkan, pada pertemuan pertama, Timnas Indonesia dihajar Thailand 4-0 di Stadion Nasional, Singapura, pada Rabu (29/12/2021). Gol dicetak Chanathip Songkrasin (2’ dan 52’), sepakan Supachok Sarachat (67’) dan sumbangan Bodin Phala (83’).

Pertemuan kedua akan berlangsung di stadion yang sama. Tim Merah Putih akan kembali melawan Thailand pada Sabtu, 1 Januari 2022 pukul 19.30 WIB.

Menjelang pertandingan Okezone mencoba membedah apa saja yang wajib dilakukan Timnas Indonesia agar mencapai target lima gol tanpa balas. Berikut lima penjelasannya:

5. Lepas Pressing

Hal yang pertama adalah skuad Garuda harus bisa melepaskan diri dari sistem pressing skuad Gajah Perang yang sangat kolaboratif. Pada leg pertama, Timnas Indonesia terkurung dengan tekanan-tekanan para pemain asuhan Alexandre Polking.

Secara statistik menunjukkan, skuad Garuda hanya mampu melakukan penguasaan bola sebesar 33 persen. Dalam urusan oepran bola, pasukan Shin Tae-yong hanya mampu melakukan 264 operan dengan tingkat sukses 72%, sementara Thailand 535 operan dengan akurasi 85 persen.

Baca juga: 5 Rekor yang Dicetak Thailand jika Juara Piala AFF 2020 Setelah Kalahkan Timnas Indonesia

Oleh karena itu, wajib bagi Timnas Indonesia untuk bisa melepaskan diri dari kepungan para pemain Timnas Thailand agar aliran bola bisa mengalir lebih baik.

4. Matikan Lini Tengah Thailand

Para gelandang Thailand pada pertemuan pertama sangat leluasa memainkan bola di sepertiga akhir Timnas Indonesia. Mereka mampu mengalirkan umpan secara bebas karena selalu menang saat melakukan duel.

Baca juga: 5 Penyebab Timnas Indonesia Dihancurkan Thailand 4-0 di Leg I Final Piala AFF 2020, Nomor 1 Buat Shin Tae-yong Cuma Bisa Pasrah

Shin Tae-yong tentu melihat kelebihan lini tengah Timnas Thailand tersebut. Satu hal lagi, para pemain tengah Thailand juga apik melakukan pergerakan tanpa bola.

Oleh karena itu, para pemain tengah Timnas Indonesia yang akan dimainkan pada leg kedua, wajib tampil lebih trengginas agar berhasil menguasai lini tengah. Skuad Garuda juga harus tampil lebih kompak dan bisa membantu membuka ruang agar tak mudah direbut lawan.

3. Menangkan Sektor Sayap

Sistem pressing yang dibangun pasukan Alexandre Polking sejak menit awal pada leg pertama berjalan sangat sukses. Pemain Timnas Indonesia kesulitan bahkan seperti kebingungan untuk melakukan operan.

Hasilnya, Thailand mencetak gol cepat pada menit 2. Salah satunya faktor gol itu adalah serangan yang dibangun dari sektor sayap.

Terlepas dari gol itu, sektor sayap Thailand sangat dominan. Kedua bek sayap mereka bermain sangat baik dalam membantu serangan atau saat bertahan serta pressing.

Pada leg kedua, dengan kembalinya Pratama Arhan di sektor kiri, diharapkan mampu menambal kelemangan Timnas Indonesia di leg pertama.

2. Jangan Grogi

Para pemain Timnas Indonesia yang tampil melawan Thailand berusia sangat muda. Rata-rata usia skuad Garuda adalah 24 tahun. Meski belum terlalu matang, para pemain jangan grogi pada pertemuan kedua melawan Thailand.

Mental pemain harus sudah siap sejak wasit meniup peluit sejak awal laga dimulai. Pasukan Merah Putih juga tak boleh rendah diri apalagi tidak percaya diri dengan Thailand—juara lima kali Piala AFF.

1. Pantang Menyerah

Setelah teknis sudah cukup baik serta fisik telah kembali pulih, Timnas Indonesia harus mengobarkan semangat pantang menyerang meski sudah kalah 4-0. Motivasi tinggi ingin meraih kemenangan harus dijaga sepanjang permainan.

Shin Tae-yong percaya bahwa kans Timnas Indonesia mengalahkan Thailand dan menjadi juara Piala AFF 2020 masih terbuka. Sebab, segala hal masih bisa terjadi di laga leg II final Piala AFF 2020.

“Memang kalau melihat pertandingan ini terlihat tidak mungkin, tetapi bola itu bundar. Jika kita bekerja keras hingga akhir, kita akan mendapatkan hasil yang baik,” kata Shin Tae-yong.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya