3. Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri tidak diragukan lagi salah satu manajer paling sukses di Juventus. Dia memenangkan lima gelar Liga Italia bersama si Nyonya Tua.
Pelatih asal Italia itu juga memenangkan empat gelar Coppa Italia berturut-turut dan tiga Supercoppa Italia selama melatih Juventus 2014-2019. Setelah dua tahun cuti, Allegri kembali ke manajemen Bianconeri menjelang musim 2021-2022.
Namun, racikan Massimiliano Allegri tak lagi menakutkan. Juventus mendekam di tempat kedelapan dalam tabel Klasemen Liga Italia 2021-2022.
Banyak penggemar Juventus juga berpendapat bahwa tim mencapai puncaknya di bawah Massimiliano Allegri ketika ia dibebaskan dari pekerjaannya pada 2019. Oleh karena itu, mungkin ada kemungkinan nyata bahwa Allegri bisa dipecat memasuki musim 2022-2023.
2. Mauricio Pochettino
Mantan pelatih Tottenham Hotspur ini memiliki kemewahan dengan bekerja sama dengan pemain-pemain seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, Neymar dan Angel Di Maria. Namun, dia gagal mendapatkan yang terbaik dari pemain depannya.
Meskipun menjadi salah satu pelatih paling berbakat, Pochettino masih sepi dari trofi. Dia memenangkan trofi besar pertamanya, pada tahun lalu.
Pelatih asal Argentina itu juga meraih gelar Coupe de France. Namun, ia gagal meraih gelar Liga Prancis 1 dan Liga Champions.
Jika PSG tidak memenangkan gelar Ligue 1 dan di Liga Champions musim ini, Pochettino bisa saja dipecat pada 2022.