MANCHESTER – Setiap kali Manchester City menelan hasil buruk, banyak pihak yang menilai penyebab utamanya karena tim tersebut tak memiliki striker andal di lini depan. Namun, menurut sang pelatih, Josep Guardiola, Man City tak memerlukan striker jika bisa bermain secara kolektif.
Bagi Guardiola, yang terpentin adalah Man City bisa bermain secara tim. Jika saja permainan tim Man City berjalan baik, ia merasa gol bisa datang dari mana saja.
Seperti pada matchday pertama Grup A Liga Champions 2021-2022 pada Kamis 16 September 2021, Nathan Ake yang merupakan seorang bek bisa mencetak gol melalui skema permainan set piece. Contoh Ake yang bisa mencetak gol menjadi bukti bahwa Man City sebenarnya bisa mencetak dari segala sisi.
Baca Juga: 3 Hari Setelah sang Ayah Meninggal, Nathan Ake Dipaksa Main di Laga Man City vs Southampton
Berkat pemahamam Guardiola itu, Man City pun sejauh ini bisa menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak di Liga Inggris 2021-2022. Man City tepatnya sudah menciptakan 11 gol, sama seperti yang dilakukan Manchester United.
Hal itu sekali membuktikan bahwa sekali pun Man City bermain tanpa penyerang murni, mereka bisa menciptakan banyak gol. Inti dari semua itu adalah semua pemain Man City harus kompak bermain, terutama saat menyerang.
“Ketika kami kalah dalam pertandingan, orang akan mengatakan kami membutuhkan seorang striker. Padahal yang perlu kami lakukan adalah bermain lebih baik dan kami bisa bermain lebih baik,” terang Guardiola, melansir dari laman resmi Man City, Sabtu (18/9/2021).