REAL Madrid telah menjadi sebagai salah satu klub papan atas Eropa. Tak ayal, ada banyak pemain yang berebut ingin merumput di sana demi mengembangkan lebih lebar sayap kariernya di dunia sepakbola.
Tetapi, tak semua pemain bisa berkarier mulus seperti Cristiano Ronaldo. Beberapa di antaranya harus menelan pil pahit hingga kariernya rusak usai bergabung ke Los Blancos -julukan Madrid.
BACA JUGA: Masih Incar Kylian Mbappe, Real Madrid Takkan Dapatkan Secara Gratis
Siapa saja mereka? Berikut lima pesepakbola yang kariernya rusak setelah gabung Real Madrid.
BACA JUGA: 5 Rekrutan Terbaik Liverpool Selama Era Jurgen Klopp, Nomor 1 Baru Sembuh dari Cedera
5. Nicolas Anelka
Salah satunya adalah Nicolas Anelka. Dia direkrut Madrid setelah tampil apik bersama Arsenal. Anelka selama 2,5 musim (1997-1999) membela Arsenal. Dalam periode itu, dia mengemas 26 gol dari 76 penampilan.
Pencapaian itu terhitung bagus, mengingat usia Anelka saat itu belum genap 20 tahun. Pada bursa transfer musim panas 1999, Anelka pun diboyong Real Madrid dengan biaya 35 juta euro atau sekira Rp571 miliar.
Akan tetapi, Anelka hanya mengemas tujuh gol dari 32 penampilan bersama Madrid di musim 1999-2000. Alhasil di bursa transfer musim panas 2000, penyerang berkepala plontos itu dilego ke Paris Sant-Germain.
4. Klaas Jan Huntelaar
Kemudian, ada Klaas Jan Huntelaar. Nama Huntelaar mencuat ketika membela Ajax Amsterdam pada 2005-2009. Dari 92 penampilan, Huntelaar mengemas 76 gol. Catatan impresif itu membuat Madrid tertarik mendatangkan Huntelaar pada bursa transfer Januari 2009.
Bersama Madrid, penyerang berpaspor Belanda itu ggal mengemulasi performanya bersama Madrid. Dari 20 penampilan, The Hunter –julukan Huntelaar– hanya mengemas delapan gol. Alhasil pada bursa transfer musim panas 2009, Huntelaar dijual ke AC Milan dan sejak itu, ia tak kunjung menemukan performa terbaiknya.