“Ketika di sana, saya melihat seluruh pemain memiliki impian untuk bermain dengan Barcelona. Saya selalu ingin bermain dengan klub seperti Barcelona, namun tak mengira situasinya bakal rumit,” ujarnya.
“Berbagai hal terjadi di kehidupan, dan saya selalu berjuang sepanjang karier. Saya ambisius, bersaing dan telah mencapai level permainan Barcelona dan Juventus. Saya tahu bisa bermain bagi klub-klub itu, tetapi tak diberi kesempatan. Saya tak dihargai oleh pelatih,” tutur Pjanic.
Miralem Pjanic sejauh ini memang bisa dikatakan tak terlalu bersinar di Barcelona. Didatangkan dari Juventus pada musim panas 2020, Pjanic tercatat hanya membukukan 30 laga bersama Barcelona tanpa menyumbang gol maupun assist.
(Ramdani Bur)