MADRID - Operator Liga Spanyol, La Liga, mendukung klub yang tidak melepas pemain mereka, terutama asal Amerika Selatan, untuk jeda internasional. Alasan klub-klub tidak melepas pemain mereka karena takut si pemain terpapar virus corona, terutama saat berlaga di negara-negara yang termasuk zona merah.
Sebagaimana diketahui, La Liga dan lompetisi Eropa lainnya akan rehat pada awal bulan depan karena jeda internasional selama dua pekan. Salah satu agenda dalam jeda Internasional itu adalah Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan.
FIFA bahkan telah memutuskan untuk memperpanjang jeda Internasional dari sembilan hari menjadi 11 hari. La Liga mengecam keputusan FIFA tersebut.
La Liga bersikeras akan sepenuhnya mendukung klub yang tidak melepas pemain mereka, terutama yang berasal dari Amerika Selatan. La Liga mengaku siap jika harus menempuh jalur hukum.
“Sehubungan dengan keputusan sepihak yang serius oleh FIFA untuk menambah (jeda internasional) dari sembilan menjadi 11 hari pada bulan September dan Oktober, tanpa membahas solusi lain yang diangkat. La Liga mengonfirmasi, bahwa akan mendukung semua keputusan klub Spanyol untuk tidak melepaskan pemain mereka untuk membela negara yang tergabung pada CONMEBOL,” bunyi pernyataan La Liga, dilansir dari beIN Sports, Rabu (25/8/2021).
BACA JUGA: Bantu Barcelona, Jordi Alba Potong Gaji Juga seperti Gerard Pique
“La Liga siap mengambil tindakan hukum terhadap keputusan ini yang mempengaruhi integritas kompetisi dengan tidak mengizinkan ketersediaan para pemain," lanjut pernyataan tersebut.