BALLON dOr jadi salah satu trofi bergengsi yang diincar para pesepakbola dunia. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo menjadi peraih langganan dari penghargaan individu bergengsi tersebut.
Lionel Messi total sudah meraih enam trofi, sementara Ronaldo punya lima gelar Ballon dOr. Tetapi, selain Messi dan Ronaldo ada sejumlah pesepakbola yang juga pernah merasakan gembiranya mengangkat trofi Ballon dOr.
BACA JUGA: 5 Alasan Juventus Salah Besar Datangkan Cristiano Ronaldo, Nomor 1 Bikin Malu
Beberapa di antaranya meraih penghargaan tersebut kala usianya sudah tak muda lagi. Siapa saja mereka? Berikut lima pemenang trofi Ballon dOr tertua dalam sejarah.
BACA JUGA: Ada Cristiano Ronaldo dan 2 Pemain Baru, Ini Penampakan Formasi Juventus Musim Depan
5. Fabio Cannavaro (2006)
Di uruan kelima, ada nama Fabio Cannavaro. Dia memenangkan trofi Ballon dOr pada 2006 usai tampil manis di sepanjang musim 2005-2006. Musim itu, dia pertama kalinya memenangkan gelar Liga Italia bersama Juventus.
Selanjutnya, aksi apik Fabio Cannavaro berlanjut bersama Timnas Italia. Dia mengantar Gli Azzurri -julukan Timnas Italia0 memenangkan gelar keempat mereka di Piala Dunia 2006. Tak ayal, dirinya mendapat trofi Ballon dOr 2006. Kala itu usianya menginjak 33 tahun 74 hari. Cannavaro juga menjadi satu dari tiga bek yang bisa memenangkan penghargaan Ballon dOr.
4. Luka Modric (2018)
Berikutnya, ada nama Luka Modric. Dia berhasil mengakhiri duopoli Ballon dOr selama satu dekade antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Modric mendapatkan penghargaan bergengsi ini pada 2018.
Kala itu, Luka Modric yang bersinar bersama Real Madrid dan Timnas Kroasia memang mengundang decak kagum publik. Bersama Timnas Kroasia, dia berhasil menjajaki babak final Piala Dunia, meski akhirnya harus puas hanya menjadi runner-up.
Di level klub, sang gelandang membantu Real Madrid memenangkan gelar juara ke-13 Liga Champions. Dia pun dianugerahi trofi Ballon dOr pada 2018, kala usianya menginjak 33 tahun 84 hari.