Gara-gara kekalahan tersebut, membuat Timnas Inggris gagal mencetak sejarah di Piala Eropa 2020 dengan menjadi juara untuk pertama kalinya. Sebab selama ini, Timnas Inggris memang belum pernah merasakan manisnya gelar juara Piala Eropa.
Setelah beberapa waktu bungkam mengenai kegagalan eksekusi penaltinya, Saka pun akhirnya buka suara. Melalui akun Instagram-nya, Saka mengaku sangat berterima kasih kepada setiap orang yang telah memberikan dukungannya.
“Saya telah menjauh dari media sosial selama beberapa hari untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan merenungkan beberapa minggu terakhir,” jelas Saka pada akun Instagram pribadinya, seperti disadur dari Metro, Jumat (16/7/2021).
“Lewat pesan ini, betapa bersyukurnya saya atas semua cinta yang telah saya terima, dan saya merasa perlu berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya. Merupakan suatu kehormatan untuk menjadi bagian dari skuad Inggris,” sambungnya.
“Mereka adalah saudara seumur hidup, dan saya benar-benar sangat berterima kasih atas semua yang telah saya pelajari dari setiap pemain dan staf yang bekerja sangat keras.”
“Untuk membantu tim ini mencapai final pertama kami dalam 55 tahun, melihat keluarga saya di antara penonton, mengetahui apa yang telah mereka berikan untuk membantu saya sampai di sana, itu berarti segalanya bagi saya,” tuntas pemain berusia 19 tahun tersebut.
(Ramdani Bur)