BUDAPEST - Timnas Prancis harus berkembang meski keluar sebagai juara Grup F, yang dianggap grup neraka Piala Eropa 2020. Hal ini disampaikan Paul Pogba usai melawan Portugal di laga terakhir penyisihan grup.
Grup F dihuni juara Piala Dunia 2018, Portugal juara Piala Eropa 2016, tim kuat Jerman dan Hungaria, yang memainkan dua laga di rumah sendiri, Puskas Arena.
Baca juga: Paul Pogba dan NGolo Kante Main Sejak Awal, Timnas Prancis Tak Terkalahkan 30 Pertandingan
Pada laga melawan Portugal, Prancis asuhan Didier Deschamps tertinggal akibat penalti setelah kiper Prancis, Hugo Lloris menyikut wajah Danilo Pereira di Stadion Puskas Arena, Hungaria, Kamis (24/6/2021) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik.
Namun, menjelang turun minum giliran Prancis yang mendapat penalti dari wasit. Kylian Mbappe dilanggar oleh Nelson Semedo di area terlarang. Karim Benzema yang mengambil tendangan penalti sukses menjadi eksekutor.
Baca juga: Rui Patricio Abaikan Saran Pepe, Penalti Benzema Sukses Jebol Gawang Portugal
Selepas turun minum, Prancis segera menggebrak dan Benzema langsung mampu menjebol gawang Portugal lagi pada menit ke-47. Hakim garis menilai pemain Real Madrid itu berada dalam posisi offiside. Namun, keputusan VAR berbeda, dan membuat Prancis berbalik unggul 2-1.
Hanya saja gol Benzema menjadi kurang berarti setelah Portugal menyamakan kedudukan pada menit ke-58. Ronaldo mencetak gol kedua melalui penalti setelah bola mengenai tangan bek Jules Kounde.