“Low telah membantu Jerman mengembangkan pemahaman yang berbeda tentang sepakbola yang mengingatkan saya pada apa yang saya ketahui dari Spanyol dan Barcelona," sambungnya.
“(Low cocok dengan Barcelona) karena caranya memahami permainan dan karena kepribadiannya,” jelas pria yang kini menjadi pelatih klub asal Qatar, Al-Sadd, tersebut.
Xavi menilai bahwa Low sendiri sebenarnya membutuhkan tantangan baru. Selama 15 tahun menjadi pelatih Timnas Jerman dianggap Xavi membuat Low kini mulai kehilangan hasrat sehingga membutuhkan petualangan baru.
“Dengan jangka waktu seperti itu (15 tahun menangani Timnas Jerman), keausan tidak bisa dihindari. Mungkin itu masalahnya sekarang," ujar Xavi.
(Rachmat Fahzry)