SEJAK diakuisisi oleh Roman Abramovich pada 2003, Chelsea mulai menjelma menjadi klub yang disegani. Salah satu faktornya adalah karena mereka jor-joran dalam berbelanja pemain. Chelsea tak ragu mengeluarkan dana besar demi mendapatkan pemain yang mereka inginkan.
Kendati demikian, nyatanya tak semua pemain yang dibeli Chelsea kemudian tampil gemilang. Karena, ada juga yang justru tampil buruk setelah ditebus dengan harga selangit. Berikut ini adalah lima pesepakbola bintang yang gagal bersinar di Chelsea.
Baca juga: 5 Pesepakbola yang Paling Cepat Cetak 20 Gol di Liga Champions, Tak ada Cristiano Ronaldo dan Messi
5. Danny Drinkwater
Danny Drinkwater merupakan salah satu pemain kunci yang membantu Leicester City menjuarai Liga Inggris 2015-2016. Maka dari itu, Chelsea terpikat untuk memboyong Drinkwater di bursa transfer musim panas 2017 dengan memberi tebusan sebesar 35 juta pounds.
Kendati demikian, di ajang Liga Inggris 2017-2018, Drinkwater hanya tampil sebanyak 12 kali. Bahkan, di musim 2018-2019 kala Chelsea ditangani Maurizio Sarri, Drinkwater tidak tampil sama sekali. Pada akhirnya, gelandang Inggris itu terbuang dari Chelsea dan kini bermain di Liga Turki.
4. Kevin De Bruyne
Kevin De Bruyne muda merasa tidak mendapat waktu bermain yang cukup kala ia membela Chelsea pada musim 2013-2014. Maka dari itu, De Bruyne memutuskan untuk hengkang dengan VfL Wolfsburg datang menawarkan tebusan 22 juta euro pada musim panas 2014.
Menariknya, bergabung dengan Wolfsburg membuat De Bruyne tampil bersinar. Hanya dalam semusim, nilai jual De Bruyne langsung melonjak. Di musim panas 2015, Manchester City menebus De Bruyne dengan harga 78 juta euro. Saat ini De Bruyne merupakan salah satu pemain terbaik di Liga Inggris dan sukses membuat Chelsea gigit jari karena telah mengabaikannya.
3. Andriy Shevchenko
Andriy Shevchenko merupakan salah satu penyerang terbaik yang pernah ada pada masanya. Bersama AC Milan, Shevchenko telah memenangkan berbagai gelar juara bergengsi, seperti Scudetto Liga Italia, Liga Champions, hingga kemudian ia dianugerahi Ballon d’Or.
Kondisi tersebut tak ayal membuat Chelsea berani memberi tebusan besar, 30,8 juta pounds, pada musim panas 2006 untuk memboyong Shevchenko. Akan tetapi, servis yang diberikan Sheva ternyata tidak memuaskan. Di musim debutnya bersama Chelsea, Shevchenko hanya mencetak empat gol di ajang Liga Inggris.
2. Mohamed Salah
Kondisi yang menimpa Kevin De Bruyne di Chelsea juga terjadi pada Mohamed Salah. Masih berusia muda, Salah tidak mendapat menit bermain yang banyak. Pada akhirnya, ia pun dipinjamkan ke sejumlah klub sebelum pada akhirnya dipermanenkan AS Roma pada 2016 dengan 15 juta euro.
Berselang satu musim kemudian, Salah bergabung dengan Liverpool usai ditebus 42 juta euro. Sejak saat itu, winger beraspor Mesir tersebut menjadi mesin gol yang mematikan. Dalam dua musim pertamanya, Salah selalu tampil sebagai top skor Liga Inggris.
1. Fernando Torres
Berbicara soal kegagalan transfer Chelsea, nama Fernando Torres tentunya tidak bisa dilupakan. Setelah tampil gemilang bersama Liverpool, Torres pun diboyong Chelsea pada Januari 2011 dengan harga 50 juta pounds.
Kala itu, perekrutan Torres tersebut memecahkan rekor transfer Chelsea. Akan tetapi, performa yang ditampilkan El Nino di atas lapangan ternyata tidak sesuai ekspektasi. Torres membutuhkan 14 pertandingan untuk mencetak gol pertamanya bagi The Blues. Ironisnya lagi, gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang dibukukan Torres di musim debutnya bersama Chelsea.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)