TURIN –Ole Gunnar Solskjaer mengakui bahwa Manchester United pantas meraih kemenangan di leg pertama Liga Eropa 2020-2021 saat melawan Real Sociedad di Stadion Allianz, Jumat (19/2/2021). Namun, pelatih asal Norwegia itu terkejut dengan skor akhir 4-0.
Man United pada lagga tersebut tidak sepenuhnya mengusai penguasaan bola. Tercatat di laman UEFA, Sociedad mendominasi pertandingan dengan presentase hingga 56 persen.
Solskjaer memilih bermain bertahan dan meminta anak asuhnya melakukan serangan balik dengan tumpu serangan pada Marcus Rashford. Skuad Man United juga memainkan umpan-umpan panjang.
Baca juga: Hajar Real Sociedad, Manchester United Bersenang-senang
Bruno Fernandes membuka skor untuk Man United di babak pertama. Pemain asal Portugal itu kemudian menambah gol keduanya di paruh kedua. Fernandes mencetak dua golnya melalui skema serangan balik Man United.
Baca juga: Sumbang 2 Gol, Bruno Fernandes Fokus Angkat Trofi Bersama Man United
Sedangkan gol ketiga skuad Ole Gunnar Solskjaer dicetak Marcush Rashford juga melalui skema serangan balik. Daniel James mengunci kemenangan Man United dengan mencetak gol lewat penetrasi dari sisi kanan Sociedad satu menit menjelang waktu normal.
Selepas laga, Solskjaer menjelaskan alasannya memilih skema serangan balik. Dia juga tak menyangka anak asuhnya bisa menang telak atas Sociedad.
“Ketika Anda tidak menguasai bola, Anda harus bertahan dengan baik, dan saya pikir kami melakukannya. Itu memberi kami hak untuk melakukan serangan balik dengan cepat. Saat skor menjadi 2-0 mereka lebih membuka diri,” tuturnya mengutip laman UEFA.
“Kami mencetak gol bagus dan memainkan sepakbola yang bagus. Kami bermain melawan tim yang bagus juga. Kami pantas menang, tapi mungkin tidak 4-0,”
Sementara itu, Bruno Fernandes mengomentari dua golnya. Dia merasa senang dengan pencapaiannya pada tersebut, namun dia menekankan bahwa mengangkat trofi bersama Man United lebih penting dari jumlah golnya.
“Target saya adalah mencetak gol sebanyak-banyaknya dan mencoba membantu rekan satu tim mencetak gol. Target saya adalah trofi, dan memenangkan trofi lebih penting daripada mencetak gol,” ujarnya.
(Ramdani Bur)