“Pada usia 17 tahun. Saya meninggalkan Jaca untuk mencari kehidupan bagi diri saya sendiri karena saya tidak ingin tinggal di kota kecil di mana tidak banyak yang bisa dilakukan,” ujarnya kepada XL Semanal.
“Saya harus mulai bekerja jika saya ingin datang ke Madrid. Karena saya jelas bahwa jika saya tinggal di Jaca saya tidak akan menyelamatkan apa pun, saya bekerja sebagai pelayan di sebuah kota kecil di Huesca, dengan tiga ratus penduduk, di mana tidak ada apa-apa, di mana saya menyewa sebuah kontrakan dan berbagi kamar dengan beberapa orang.
“Ketika saya merasa cukup, saya datang ke Madrid, yang merupakan tujuan saya yang sebenarnya.”
“Saya berpikiran sangat maju dan tidak takut. Saya sangat sangat jelas tentang apa yang ingin saya lakukan dengan hidup saya,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)