MANTAN penyerang Inter Milan, Mehdi Taremi, ingin gabung tentara Iran untuk melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Ia menilai sekarang waktu yang tepat untuk melawan kebengisan AS dan Israel yang ingin menghancurkan negaranya.
Sabtu, 28 Februari 2026, tentara gabungan AS dan Israel menghancurkan pusat kota Iran. Akibat serangan itu, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia.
Mehdi Taremi yang memiliki jiwa nasionalis tinggi, siap gabung tentara Iran. Ia disebut sudah meminta izin kepada sang klub, Olympiakos Piraeus, untuk melepasnya sementara waktu.
“Mehdi Taremi telah mengajukan permintaan kepada pejabat klub. Ia menyatakan ingin bergabung dengan komando militer dan berkontribusi dalam pertahanan Iran,” tulis media Italia, Gazeta Express, Selasa (3/3/2026).
“Inilah momen ketika negara membutuhkan saya. Rakyat dan Tanah Air saya dalam bahaya dan saya harus berasa di sana,” kata Mehdi Taremi.
Mehdi Taremi dicap sebagai salah satu penyerang terbaik Asia saat ini. Bersama Olympiakos musim ini, penyerang 33 tahun ini tampil garang.