Jika agregat imbang seperti ini, maka dilakukan perhitungan agresivitas gol tandang untuk menentukan siapa yang bakal lolos ke babak selanjutnya. Dalam kasus ini, AS Roma yang dinyatakan lolos ke babak semifinal.
Pasalnya, Roma memiliki keunggulan agresivitas gol tandang saat bertanding di Camp Nou. Mereka melesakkan satu gol meski pada akhirnya kalah 4-1. Sedangkan Barca, meskipun mencetak empat gol, namun seluruhnya mereka cetak di kandang sendiri.
Kendati demikian, terdapat juga momen tertentu di mana agregat dan agresivitas gol tandang sama-sama seimbang. Misalnya jika pertandingan Barcelona vs Real Madrid berakhir dengan skor 1-0 di Camp Nou untuk kemenangan Blaugrana pada leg pertama, sedangkan Los Blancos menang 1-0 pada leg kedua di Santiago Bernabeu.
Dengan demikian, agregat dari pertandingan tersebut sama kuat 1-1 dan kedua tim juga memiliki agresivitas gol tandang yang sama. Jika situasinya seperti ini, maka laga akan dilenjutkan ke babak tambahan. Jika skor masih sama juga hingga 2x15 menit babak tambahan berlangsung, maka pertandingan ditentukan dengan adu penalti.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)