TURIN – Pesepakbola legenda Italia Paolo Rossi meninggal dunia di usia 64 tahun. Mantan penyerang andalan Juventus ini merupakan salah satu pesepakbola yang diidamkam-idamkan pencinta sepakbola Negeri Piza. Sebab, berkat kualitasnya, Gli Azzurri –julukan Italia– keluar sebagai jawara Piala Dunia 1982.
Namun, sebelum bersinar di Piala Duna 1982, nama Paolo Rossi sempat tenggelam ditelan bumi akibat ulahnya sendiri. Pada 1980, Paolo Rossi terlibat kasus pengaturan skor, layaknya yang terjadi di Italia pada 2004-2006 (Calciopoli).
(Paolo Rossi (kanan), sempat tersandung kasus pengaturan skor)
Kala itu, skandal pengaturan skor dinamakan Totonero. Setidaknya ada tujuh klub Serie A dan Serie B yang terlibat dalam pengaturan skor tersebut. Untuk individu, yang paling menonjol adalah Paolo Rossi yang saat itu memperkuat Perugia.
Akibat kelakukannya, Paolo Rossi dilarang Federasi Sepakbola Italia (FIGC) untuk berkecimpung di persepakbolaan dunia selama tiga tahun. Namun, setelah banding, hukuman Paolo Rossi dipotong menjadi dua tahun.
Hukuman itu membuat Paolo Rossi melewatkan musim 1980-1981 dan hampir melewatkan musim 1981-1982 secara penuh. Kala itu, Paolo Rossi baru bisa bermain di pengujung musim 1981-1982, tepatnya di tiga laga terakhir Liga Italia.
Di tiga laga terakhir itu, Paolo Rossi tampil sebagai starter dan mencetak satu gol, tepatnya saat Juventus menang 5-1 atas Udinese. Sekadar informasi, Paolo Rossi diboyong Juventus pada musim panas 1981, atau ketika sedang menjalani skorsing.
BACA JUGA: Pahlawan Italia di Piala Dunia 1982 Paolo Rossi Meninggal Dunia
Mukzijat pun didapat Paolo Rossi. Meski hanya turun tiga kali di sepanjang musim 1981-1982, pelatih Timnas Italia kala itu, Enzo Bearzot, menyertakan Paolo Rossi untuk tampil di Piala Dunia 1982 yang diselenggarakan di Spanyol.