Meski begitu, kemenangan tidak diraih PSG dengan mudah. Man United memiliki sejumlah peluang emas untuk mencetak gol. Dua di antaranya adalah cungkilan Edinson Cavani yang membentur mistar serta sepakan Anthony Martial dari jarak dekat di awal babak kedua.
Thomas Tuchel mengakui, anak asuhnya memang sedikit kesulitan di babak kedua. Untung saja, Setan Merah gagal mencetak gol lagi sehingga PSG bisa melancarkan serangan mematikan. Jika tidak, bukan tidak mungkin Les Rogue et Bleu akan pulang dengan kepala tertunduk.
“Kami sedikit menderita di awal babak kedua karena bermain kurang disiplin tanpa mampu beradaptasi dengan situasi pertandingan. Kami terlalu mudah kehilangan bola dan begitu menderita saat serangan balik. Untungnya, kami mampu bertahan agar tidak kebobolan gol kedua,” imbuh pria asal Jerman itu.
Setelah pertandingan itu, Man United, PSG, dan RB Leipzig sama-sama mengoleksi sembilan angka. PSG sedikit di atas angin karena hanya akan menjamu Istanbul Basaksehir pekan depan. Sementara itu, RB Leipzig dan Man United akan saling sikut di Stadion Red Bull Arena pekan depan demi satu tiket.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)