“Kami benar-benar berpikir kami memiliki kemampuan untuk mengalahkan Real Madrid lagi. Tapi sekarang mereka tahu lebih banyak tentang kami setelah pertandingan yang kami mainkan di Madrid,” sambungnya.
“Di sana, kami bisa saja diremehkan. Kami harus menjadi sangat kuat besok melawan tim hebat seperti Real Madrid," tukas juru taktik berpaspor Portugal tersebut.
Pada pertemuan pertama, Shakhtar bermain dengan formasi 4-1-4-1. Hal tersebut membuat Madrid mengalami kesulitan untuk bisa menembus pertahanan Shakhar. Di sisi lain, Shakhtar mampu bergerak cepat ketika melancarkan serangan balik.
Duel kedua antara Shakhtar dengan Madrid akan tersaji pada Rabu 2 Desember 2020 dini hari WIB. Baik Madrid dan Shakhtar sama-sama membutuhkan poin penuh untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)