Berikutnya ada seorang hakim garis. Tugas utama mereka tentu membantu tugas wasit dalam berpegang teguh pada peraturan-peraturan. Sesuai namanya, bantuan mereka ada pada sisi garis yang biasanya sulit terlihat oleh wasit utama.
Mereka harus memberikan isyarat kepada wasit untuk menentukan arah bola, bisa berupa lemparan bola ke dalam, tendangan sudut, dan tendangan bebas. Selain itu, ia juga membantu wasit untuk menentukan seorang pemain berada dalam posisi offside atau tidak.
Selain wasit utama dan hakim garis, ada namanya wasit cadangan. Sesuai namanya yakni cadangan, tugas mereka adalah menjadi pengganti jika ada wasit atau hakim garis yang berhalangan.
Selebihnya, wasit cadangan membantu mengurus pergantian pemain, memberi isyarat pada wasit jika pertandingan sudah selesai, mengatur official dalam pemain pengganti, dan menerima isyarat dari wasit tentang penghentian pertandingan. Selain itu, ia juga memiliki suara untuk memberikan pendapat bila diminta oleh wasit utama.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)