Jika pola di atas bisa diterapkan, Indra Sjafri menilai Timnas Indonesia tak perlu lagi menerapkan pemusatan latihan jangka panjang seperti yang dilakukan selama ini. Sebab dengan berkarier di Eropa, mentalitas dan pemahaman sepakbola para pemain Timnas Indonesia kelompok umur akan seragam.
“Kalau ada 10 sampai 20 anak main di Eropa saya yakin membangun tim sepakbola tidak perlu berbulan-bulan,” lanjut Indra Sjafri.
Saat ini ada sejumlah pemain nasional yang berkarier di luar negeri, sebut saja Yanto Basna yang membela klub asal Thailand, PT Prachuap, Witan Sulaeman (Radnik Surdulica –Serbia) dan Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk – Polandia).
Sejumlah pemain keturunan yang membela Timnas Indonesia U-19 juga membela klub-klub Eropa. Sebut saja Elkan Baggott (Ipswich Town – Inggris) serta duo Bonner SC (Jerman), yakni Kelana dan Luah Mahessa.
(Fetra Hariandja)