“Sejak itu, dia mencetak satu gol dari titik penalti. Jika suporter berada di stadion, dia tidak akan benar-benar membuat mereka di tepi kursi mereka," tambahnya.
Aubameyang hanya mencetak tiga gol di semua kompetisi pada musim ini. Sangat berbeda dengan delapan giol yang dihasilkan pada musim lalu.
Sebagian besar masalah Arsenal bukan berasal dari Aubameyang. Pasalnya, lini tengah pasukan Mikel Arteta kurangnya kreatif.
Arteta, memberikan komentar soal keputusannya memainkan Aubameyang sebagai winger kiri. Arteta kembali menegaskan pergeseran posisi tersebut bukan jadi alasan menurunnya ketajaman Aubameyang bersama Arsenal di musim 2020-2021.
“Tim berfungsi secara kolektif, bahwa kami harus tampil lebih baik lagi. Kami jelas bisa menciptakan beberapa situasi berbahaya, tapi sentuhan akhirnya masih harus kami kembangkan,” jelas Arteta.
“Juga soal pemilihan posisi dan pergerakan Aubameyang, dan di mana kami bisa menemukannya. Tentu saja kita bisa bicara soal apakah posisi itu tepat atau tidak untuk dia, tapi ketika segalanya berjalan baik dan dia mencetak gol, perdebatan ini tidak pernah ada,” sambungnya.
(Ramdani Bur)