“Kami membayangkan 3-5-2 klasik mereka dengan pertahanan yang sangat ketat. Mereka sangat bagus dalam melakukan serangan balik, terutama dengan Sergej Milinkovic-Savic serta penyerang mereka,”
“Inilah mengapa kami harus berhati-hati dalam membuat kesalahan teknis yang dapat memicu serangan tersebut,” sambungnya.
Secara rekor pertemuan, Lazio dan Juventus cukup berimbang pada musim lalu. Pada ajang Liga Italia keduanya saling mengalahkan, di mana pada pertemuan pertama, Lazio menang 3-1 di Stadio Olimpico. Sedangkan pada pertemuan kedua, Juventus menang 2-1 di Stadion Allianz.
Namun, satu laga yang menjadi pembeda pada pertemuan mereka tahun lalu terjadi di Piala Super Italia. Lazio memenangi laga tersebut dengan skor meyakinkan 3-1 dalam laga yang dimainkan di Arab Saudi.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)