Marcus Rashford Dikritik Kurang Maksimalkan Potensinya

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Kamis 05 November 2020 23:06 WIB
Marcus Rashford mencetak gol (Foto: Reuters/Phil Noble)
Share :

MANCHESTER – Nihil gol dalam dua pertandingan terakhir membuat Marcus Rashford menjadi sasaran kritik dari Paul Scholes. Mantan gelandang Manchester United itu menilai sang penyerang bakal mengulangi kesalahan yang dilakukan Luis Nani dahulu.

Sepanjang dua musim terakhir, Marcus Rashford berkembang menjadi lumbung gol Man United. Musim lalu, pemain berusia 23 tahun itu menceploskan 22 gol di semua kompetisi. Sedangkan musim ini, torehan golnya sudah menyentuh angka tujuh dari 11 pertandingan.

Akan tetapi, catatan itu belum cukup bagi Paul Scholes. Menurutnya, Marcus Rashford belum bermain sesuai potensi yang sebenarnya. Ia sedikit heran mengapa pemain bernomor punggung 10 itu benar-benar mengoptimalkan keunggulan berupa kecepatan lari.

Baca juga: Disikat Basaksehir, Bruno Fernandes Akui Man United Banyak Lakukan Kesalahan

Baginya, sebagai pemain yang punya kecepatan lari luar biasa, Marcus Rashford harus selalu mengincar ruang di belakang bek lawan. Pergerakan itu sudah tidak perlu lagi diinstruksikan oleh siapa pun, termasuk Ole Gunnar Solskjaer.

“Pemain harus paham dengan kekuatan mereka. Kekuatan Marcus adalah berlari di belakang pemain lawan karena kecepatannya,” ujar Paul Scholes, melansir dari Goal, Kamis (5/11/2020).

Kritik kemudian diarahkan kepada gelandang-gelandang Man United. Para pemain di lini tengah itu dinilai kurang mampu menyuplai bola ke depan, yang dapat mengeksploitasi kecepatan lari Marcus Rashford. Alhasil, mereka kurang bisa tampil dengan maksimal.

“Jika Anda adalah pemain tengah untuk Man United, Anda harus bisa mengoper umpan lambung melewati kepala lawan. Saya cukup beruntung dapat bermain dengan penyerang-penyerang hebat. Robin (Van Persie), (Ruud) Van Nistelrooy, Andy Cole, dan semua pemain yang berlari di belakang lawan,” lanjut pria berkebangsaan Inggris itu.

“Mungkin ada satu pemain yang harus selalu diberi tahu soal itu, Nani. Dia punya kekuatan untuk berlari di belakang lawan, tetapi kami harus terus mengingatkannya,” tukas pria kelahiran Salford tersebut.

Menurut Paul Scholes, Marcus Rashford dan Luis Nani punya gaya main yang mirip. Kedua orang itu diyakini selalu ingin membongkar pertahanan lawan dengan menarik salah seorang bek ke pinggir, dan membuka ruang untuk rekan setim.

“Jika gelandang tidak bisa melepas bola, maka setidaknya buka ruang untuk (Paul) Pogba, (Bruno) Fernandes, karena empat pemain belakang terpaku di tempatnya,” tutup Paul Scholes.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya