"Zlatan adalah pemain istimewa. Dia menyatukan tingkat profesionalisme yang lebih tinggi dengan kepribadian yang luar biasa,” ujar Capello.
“Dia berhasil menjadi penentu bahkan pada usia 39 karena dia tidak bermain untuk berpartisipasi; dia bermain untuk menang. Juara seperti dia adalah kekuatan pendorong untuk tim secara keseluruhan,” sambungnya.
"Para pemain termuda di Milan melihat Ibra bekerja maksimal dalam latihan dan mereka berpikir: jika seseorang seperti dia bekerja sangat keras selama seminggu, kami tidak bisa menahan diri,” ujarnya lagi.
Musim ini, Ibrahimovic telah mencetak lima gol dari empat pertandingannya bersama AC Milan di semua ajang kompetisi. Terakhir striker bertubuh jangkung itu mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 AC Milan atas rival sekota mereka, Inter Milan dalam lanjutan Liga Italia 2020-2021.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)