Jika Milan memiliki Ibra sebagai ujung tombak serangan, maka Roma mempunyai Edin Dzeko yang diandalkan sebagai mesin gol. Meski begitu, Fonseca enggan membandingkan Dzeko dengan Ibra.
“Mereka berdua adalah pemain yang sangat penting. Namun, saya tidak ingin membuat perbandingan karena saya tidak bekerja setiap hari dengan Ibrahimovic,” jelas Fonseca.
“Saya bisa memberitahu Anda betapa pentingnya Dzeko bagi kami. Mereka adalah dua pemain yang bermain di posisi yang sama, dengan karakteristik yang mirip, tetapi bagi saya yang penting Dzeko adalah pemain hebat yang merasa baik dan termotivasi,” imbuhnya.
Roma sepatutnya berhati-hati kepada Ibra. Karena eks bomber Barcelona itu memiliki catatan bagus kala berhadapan dengan I Lupi. Ibra diketahui telah membukukan 10 gol dan tiga assist dalam 19 pertemuan melawan Roma. Sebanyak 13 di antaranya berakhir dengan kemenangan untuk tim yang dibela Ibra.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)