"Situasi itu membuat pemerintah Prancis mengeluarkan aturan jam malam di sejumlah wilayah, termasuk Bouches-du-Rhone, yang menjadi tuan rumah dari turnamen itu,” lanjut pernyataan Turnamen Toulon.
“Dengan begitu, setelah berkonsultasi dengan sejumlah pihak, kami memutuskan utnuk meniadakan turnamen edisi ke-48 ini," demikian pernyataan Turnamen Toulon.
Timnas Indonesia U-19 rencananya akan melakukan pemusatan pelatihan di Prancis, sekaligus mengikuti Turnamen Toulon. Namun, dengan adanya pembatalan skuad asuhan Shin Tae-yong masih melakukan training center (TC) di Kroasia.
Timnas U-19 saat ini sudah menjalani sebelas laga uji coba di Kroasia dengan melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3), serta dua kali melawan Qatar (2-1 dan 1-1), Bosnia Herzegovina (0-1), Dinamo Zagreb (1-0), NK Dugopolje (3-0), Makedonia Utara (4-1 dan 0-0) dan melawan Hajduk Split (4-0).
TC di Kroasia sebagai persiapan menghadapi Piala AFC U-19 2020 yang rencananya akan digelar awal 2021 mendatang. Selain itu, Garuda Muda akan berlaga di ajang bergengsi yakni Piala Dunia U-20 yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah.
(Ramdani Bur)