Sayangnya, hal itu tak bisa terjadi karena beberapa kesalahan yang mewarnai pertandingan. Meski begitu, ia tampak senang menyaksikan penampilan beberapa pemainnya, termasuk aksi apik Ribery.
Iachini menilai Ribery sudah bekerja begitu keras dalam laga tersebut. Ia sendiri memutuskan untuk menarik Ribery pada menit ke-83 karena khawatir sang pemain akan sangat kelelahan jika terus berlaga.
“Jika Anda melakukan kesalahan, Inter akan menghukum Anda. Kami tidak menyerah, membalikkannya lagi untuk memimpin 3-2, memiliki peluang untuk menjadikannya 4-2, dan kemudian mendapat penalti karena beberapa kesalahan naif,” ujar Iachini, sebagaimana dikutip dari Football Italia, Minggu (27/9/2020).
“Dengan sangat menyesal, kami kalah dalam pertandingan, dan bahkan satu poin pun akan terasa tidak adil mengingat jumlah peluang yang kami ciptakan. Franck (Ribery) telah bekerja sangat keras, dia sangat lelah dan saya pikir itu tepat untuk membawanya bermain,” tukasnya.
(Ramdani Bur)