Timnas Spanyol datang ke Afrika Selatan (Afsel) sebagai salah satu unggulan. Keberhasilan Ramos dan kawan-kawan menjuarai Piala Eropa dua tahun sebelumnya membuat banyak pihak menjagokan mereka di Afsel.
La Furia Roja –julukan Timnas Spanyol– memulai perjalannya dari Grup H bersama Cile, Swiss, dan Honduras. Timnas Spanyol melaju ke babak 16 besar sebagai juara Grup H ditemani Cile.
Langkah Timnas Spanyol setelah itu tidak terbendung. Ramos dan kawan-kawan mengalahkan Portugal, Paraguay, dan Jerman untuk mencapai final. Timnas Spanyol bertanding lawan Belanda di partai puncak, untuk memperebutkan status tim terbaik di dunia waktu itu.
Timnas Spanyol bermain apik dengan tiki-taka andalannya. Penguasaan bola mutlak menjadi milik Ramos dan kawan-kawan, tetapi itu tidak membuat mereka mudah mencetak gol. Timnas Spanyol harus menunggu hingga menit ke-116, untuk mendapatkan gol yang dibuat Andres Iniesta.
Sebiji gol Iniesta itu memastikan keberhasilan Timnas Spanyol menjadi tim terbaik di dunia. Oleh sebab itu, trofi Piala Dunia begitu berarti untuk Ramos karena prestasi itu belum bisa diulang sampai sekarang. Sekadar informasi, 11 Juli 2020 lalu tepat 10 tahun keberhasilan Timnas Spanyol menjadi juara Piala Dunia.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)