SEPAKBOLA adalah olahraga yang sangat menguntungkan. Tidak ada keraguan tentang itu. Para pesepakbola pun sering menghabiskan liburan mewah dengan menghabiskan banyak uang.
Masuknya uang ke sepakbola sebagai bentuk popularitas terhadap olahraga itu membuat gaji para pemain mengalami peningkatan. Tentu saja, saat seorang pemain itu pensiun, ia seharusnya sudah mendapatkan cukup uang untuk menemani hari tuanya dan tak terkendala finansial.
Beberapa pemain bahkan menginvestasikan uang tersebut ke dalam bisnis mereka. Namun ada juga yang kebangkrutan karena manajemen uang yang buruk. Saat ini, kita akan mencoba melihat sekilas lima pemain sepakbola yang mengalami kebangkrutan.
5. David James
David James berada di urutan keempat dalam daftar penampilan terbanyak sepanjang masa di Liga Inggris. Kiper berpaspor Inggris itu bermain 572 pertandingan dan mencatatkan prestasi luar biasa.
James dilaporkan menghasilkan sekira 20 juta pounds atau Rp363 miliar dari kariernya. Dengan jumlah uang sebanyak itu, ia seharusnya hidup bahagia selamanya. Atau begitulah yang kami pikirkan.
Perceraian yang mahal pada 2005 adalah awal dari kebangkrutan untuk James. Ia mengumpulkan banyak hutang dan pengadilan memerintahkannya untuk menjual memorabilia olahraga, perlatan DJ, dan mobil van Vauxhall Astra.
4. Diego Maradona
Maradona memang legenda sepakbola. Ia telah memecahkan rekor dunia untuk transfer dua kali. Ikon Argentina itu juga memiliki berbagai kontroversi dengan gol tangan Tuhan yang terkenal dan tentang penggunaan narkoba.
Maradona bagaimanapun harus mengajukan kebangkrutan pada 2009 setelah pihak berwenang Italia menyatakan ia berhutang 37 juta euro (setara Rp602 miliar) dalam pajak dan denda yang belum dibayar. Maradona menyalahkan kegagalannya membayar pajak selama berada di Napoli karena direktur tidak memberi tahunya.