MADRID – Semenjak didatangkan Real Madrid dari Eintracht Frankfurt pada musim panas 2019 kemarin, Luka Jovic bisa dikatakan gagal mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Namun, kegagalan itu lantas tak membuat pelatih Madrid, Zinedine Zidane, ragu akan kemampuan penyerang berusia 22 tahun tersebut.
Menurut Zidane, Jovic wajar kesulitan bermain di Madrid. Karena ia baru semusim membela klub berjuluk Los Merengues tersebut. Zidane percaya Jovic membutukan waktu untuk beradaptasi dengan permainan Madrid dan gaya sepakbola Liga Spanyol.
Apalagi, usia Jovic yang baru menginjak 22 tahun membuat Zidane percaya pemain asal Serbia itu masih sangat muda dan memiliki banyak waktu untuk bisa terus berkembang. Karena itulah Zidane memastikan baru akan mengandalkan Jovic di musim depan atau pada kompetisi 2020-2021.
Baca Juga: Madrid vs Alaves, Zidane Berpeluang Pecahkan Rekor 500 Gol Bersama Los Blancos
“Dia (Jovic) adalah pemain yang sangat hebat. Striker yang bisa mencetak banyak gol. Namun, sekarang usianya masih sangat muda. Kami akan mengandalkannya pada musim depan nanti,” jelas Zidane, seperti diwartakan Diario AS, Jumat (10/7/2020).
Performa yang ditunjukkan Jovic selama di Madrid memang bisa dikatakan tidak bagus-bagus amat. Bagaimana tidak, dari 25 penampilannya di seluruh kompetisi bersama Madrid, Jovic tercatat baru berhasil membukukan dua gol dan dua assist saja.
Padahal pada musim 2018-2019 ketika Jovic masih membela Frankfurt, pemain jebolan Red Star Belgrade itu mampu mengoleksi 27 gol dari 48 penampilannya di berbagai kompetisi. Karena kehebatannya bersama Frankfurt di musim 2018-2019 itulah akhirnya Madrid kepincut untuk mendatangkan Jovic di musim panas 2019.