Setien: Secara Matematis, Barcelona Masih Mungkin Juara La Liga Spanyol

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Rabu 08 Juli 2020 16:02 WIB
Quique Setien berusaha menjaga harapan Barcelona (Foto: Barcelona)
Share :

BARCELONA – Pelatih Barcelona, Quique Setien, masih yakin klub asuhannya bakal keluar sebagai juara La Liga Spanyol 2019-2020. Sebab, kemungkinan tersebut terbuka secara hitungan matematika. Karena itu, sang entrenador terus berusaha menjaga asa hingga sudah tidak mungkin lagi mengejar Real Madrid.

Barcelona saat ini mengemas 73 poin dari 34 pertandingan Liga Spanyol 2019-2020. Sementara itu, Los Blancos yang duduk di puncak klasemen sudah mengukir 77 angka. Selisih tersebut bisa diperkecil oleh Blaugrana selama 48 jam jika menang dalam Derby Catalunya melawan Espanyol, Kamis 9 Juli 2020 dini hari WIB.

Baca juga: Barcelona vs Espanyol, Misi Kedua Kesebelasan Hindari Nestapa di Camp Nou 

Sebab, Real Madrid baru akan bertanding melawan klub penghuni peringkat 16, Alaves, pada Sabtu 11 Juli 2020 dini hari WIB. Berlaga di Stadion Alfredo Di Stefano yang merupakan markas sementara, anak asuh Zinedine Zidane diprediksi bakal memetik tiga poin dengan mudah.

Lionel Messi dan kawan-kawan jelas wajib memetik angka penuh dari Espanyol guna menjaga asa. Selain itu, mereka harus mempertahankan gengsi di hadapan rival sedaerah. Bagi Quique Setien, tiga poin dari laga itu dapat menjaga harapan untuk terus menempel Real Madrid.

“Tentu saja kami dapat memenangi liga. Realita dan hitungan matematika menunjukkan hal itu. Memang tidak akan mudah, tetapi Anda harus terus berharap sampai hari terakhir,” ujar Quique Setien, sebagaimana dikutip dari Marca, Rabu (8/7/2020).

Pria asal Spanyol itu meminta orang-orang untuk tidak lekas mencoret Barcelona dari daftar persaingan juara. Sebab, El Barca disebutnya tengah menunjukkan progres di setiap pertandingan. Belum lagi, mereka juga punya kapasitas memenangi setiap laga tersisa.

“Anda harus memikirkan kami. Setiap kemenangan yang dihasilkan, menunjukkan adanya progres. Apapun yang kami lakukan sangat berharga untuk kompetisi selanjutnya,” sambung juru taktik berusia 61 tahun tersebut.

Laga Barcelona vs Espanyol di Stadion Camp Nou dipastikan bakal menghadirkan nestapa buat klub yang menderita kekalahan. Sebab, pihak yang kalah harus rela menerima kenyataan target yang hendak dicapai melayang begitu saja.

Bagi Barcelona, kekalahan dari laga tersebut berpotensi membuat jarak dengan Real Madrid melebar menjadi tujuh poin, dengan asumsi Los Merengues menghajar Alaves. Andai imbang, selisih poin tersebut juga akan membesar menjadi enam angka.

Sebaliknya bagi Espanyol, kekalahan bisa memastikan mereka terdegradasi ke divisi dua. Sebab, Los Periquitos masih terbenam di dasar klasemen dengan nilai 24. Selisih 11 angka dengan peringkat 17, Eibar, hampir mustahil dikejar dengan sisa empat laga, termasuk pertandingan melawan Barcelona.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya