Namun, penundaan itu juga jadi berkah bagi beberapa negara untuk mematangkan persiapan. Ambil contoh, Senegal yang gagal menjadi juara Piala Afrika 2019. Sadio Mane dan kawan-kawan bisa meningkat kualitas permainan mereka, demi balas dendam ke Aljazair.
Aljazair menjadi juara Piala Afrika 2019, setelah menundukkan Senegal 1-0 di partai puncak. Gelar itu merupakan yang kedua untuk Aljazair, setelah sebelumnya menjadi juara ketika menjadi tuan rumah pada 1990. Pekerjaan besar bagi Aljazair untuk mempertahankan trofi Piala Afrika dari negara-negara lain. Selain Senegal, Mesir yang diperkuat Mohamed Salah juga bisa menjadi mimpi buruk Aljazair pada 2022 nanti.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)