LONDON – Menjelang laga Chelsea melawan Manchester City terjadi adu komentar antara Frank Lampard dan Raheem Sterling terkait isu rasialisme. Sterling menilai, Lampard yang berkulit putih lebih mudah menjadi pelatih klub papan atas dibanding pada mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Ingggris yang berkulit hitam.
Sterling dalam sebuah wawancara menyampaikan pendapatnya bahwa jejak karier mantan pemain Timnas Inggris berkulit putih, lebih mulus ketimbang yang berkulit hitam. Ia mengambil contoh kasus, dengan menyebut nama Lampard yang kini melatih Chelsea dan Steven Gerrard, pelatih Glasgow Rangers.
Baca juga: Persaingan Tempati 4 Besar Liga Inggris Ketat, Ini Komentar Lampard
Sementara Sol Campbell, dan Ashley Cole, hingga sekarang masih berhuang melatih klub divisi bawah dan membina pemain muda. Cambell merupakan pelatih Southend United, klub divisi 2 Inggris. Sedangkan Cole mulai menjadi melatih pelatih Chelsea U-15, setelah mengakhiri karier profesionalnya sebagai pemain pada tahun lalu.
Lampard tidak setuju dengan pendapat Sterling. Ia merasa dirnya bekerja keras untuk mencapai posisinya saat ini. Ia juga memulai karier kepelatihannya dengan melatih tim di akademi Chelsea lalu menjadi pelatih Derby County, yang bermain di kasta kedua Liga Inggris.
"Saya harus bekerja keras dalam karier awal saya untuk mendapatkan kesempatan ini. Ada banyak hal yang membuat Anda maju, mundur, dan harus bertarung melawannya," kata Lampard mengutip The Sun, Kamis (25/6/2020).