BARCELONA – Kabar buruk menghampiri Neymar Junior. Pesepakbola berkebangsaan Brasil itu diharuskan membayar uang sebesar 6,7 juta Euro (setara Rp1,06 miliar) kepada mantan klubnya, Barcelona. Uang tersebut selama ini menjadi sengketa antara kedua belah pihak.
Pada Agustus 2017, pihak Neymar Jr mengklaim berhak mendapat uang tunai senilai 43,6 juta Euro (setara Rp694,8 miliar) dalam bentuk bonus dari Barcelona. Pemain berusia 28 tahun itu lantas menempuh jalur hukum demi mendapatkan haknya.
Baca juga: Neymar Tidak Layak Dipulangkan Barcelona
Neymar Jr kecewa karena Barcelona menolak membayar bonus yang masuk dalam klausul perpanjangan kontrak pada 2016. Pihak Blaugrana berkilah, klausul tersebut hangus ketika dia meninggalkan Stadion Camp Nou pada musim panas 2017 ke Paris Saint-Germain (PSG).
Kasus tersebut awalnya ditangani oleh FIFA. Namun, penyelidikan berakhir tanpa tindakan apapun pada Februari 2018. Pihak klub lantas meneruskan gugatan itu kepada Pengadilan Sosial Barcelona. Dalam putusannya, pengadilan memenangkan pihak klub.
“Barcelona menyambut baik keputusan dari Pengadilan Sosial, sehubungan dengan gugatan hukum, antara klub dengan Neymar Jr dalam kasus klaim kompensasi bonus yang masuk dalam penandatanganan perpanjangan kontrak terakhir,” ujar Barcelona dalam pernyataan resminya, dikutip dari Goal, Sabtu (20/6/2020).
“Tim juri menolak klaim sang pemain yang meminta pembayaran sebesar 43,6 juta Euro, dan memperkirakan sebagian besar klaim yang diajukan Barcelona, yang mana sang pemain harus mengembalikan ke klub sebesar 6,7 juta Euro,” tutup pernyataan resmi itu.
(Ramdani Bur)