Alhasil, ADUG pergi dan membeli Man City dengan tujuan membangun dinasti baru di sepakbola Inggris. Sementara itu, Liverpool berpindah kepemilikan dari Hicks dan Gillet ke tangan Fenway Sports pada 2010.
“Saya pergi ke Dubai, 12, 13 tahun yang lalu. Tinggal di Atlantis Hotel, tiba sore hari. Berjalan di sekitar hotel bersama istri dan anak saya dan pergi ke restoran Nobu yang kosong hanya setelah makan siang. Di jalan keluar seseorang datang dan memperkenalkan diri, lalu seorang wanita datang dia memperkenalkan dirinya sebagai Amanda. 'Saya seorang pendukung Liverpool,” ujar Souness, menyadur dari Sportsmole, Kamis (14/5/2020).
"Selama pembicaraan dia berkata, 'saya bertanggung jawab membawa keluarga Abu Dhabi ke Man City,' dan saya berkata, 'tapi lima menit yang lalu Anda mengatakan Anda adalah pendukung Liverpool, mengapa Anda tidak membawa mereka ke Liverpool?” jelasnya.
"Dia berkata, ‘’Saya mencoba dan saya mencoba tetapi Gillett dan Hicks sangat sulit untuk ditangani, mereka pergi pada akhirnya," pungkasnya.
(Ramdani Bur)