"Saya tidak percaya degradasi adil berdasarkan poin per pertandingan. Dengan banyaknya pertandingan tersisa, dengan ketatnya persaingan di papan tengah hingga ke bawah sepertinya kebijakan itu tidak terdengar benar saat ini,” ungkar Neville, seperti dilansir dari laman Goal International, Rabu (13/5/2020).
“Saya pikir itu terasa tidak adil. Apa yang kami lihat dalam beberapa minggu terakhir ini sangat tidak menyenangkan. Klub telah menunjukkan minat mereka untuk mencoba dan berdesak-desakan untuk memperebutkan posisi,” lanjutnya.
(Ramdani Bur)