“Itu terjadi secara spontan. Saya mencari Kalidou dan pergi menemuinya. Ia merupakan pemain yang sangat kuat, orang yang sangat baik. Tetapi, di menit 92 dari pertandingan yang sangat penting, ia membuat kesalahan seperti itu,” tambahnya.
“Melihat ekspresi wajahnya melelehkanku. Saya merasa harus mengatakan beberapa kata penghiburan, seperti 'Anda adalah yang terbaik, semua orang membuat kesalahan, terus bekerja dengan cara yang Anda lakukan dan semuanya akan berlalu',” pungkasnya.
(Ramdani Bur)