MANCHESTER – Pemerintah sudah memberi lampu hijau agar Liga Inggris 2019-2020 dilanjutkan kembali mulai 1 Juni mendatang. Namun, langkah tersebut malah memunculkan kekhawatiran dari winger Manchester City, Raheem Sterling.
Perdana Menteri (PM) Boris Johnson sudah mengizinkan agar semua aktivitas olahraga profesional di level teratas kembali dilanjutkan awal Juni tanpa kehadiran penonton. Sementara itu, pertandingan Liga Inggris kemungkinan baru akan bergulir lagi sekira pertengahan Juni 2020.
Baca juga: Hingga Sekarang, Belum Ada Wacana Pembatalan Liga Inggris 2019-2020
Keinginan itu ditentang oleh Raheem Sterling dengan alasan kesehatan dan keamanan. Pria berkebangsaan Inggris itu hanya mau kembali merumput jika kondisinya sudah aman untuk semua pihak, tidak hanya pelaku sepakbola, tetapi orang-orang yang terlibat di dalamnya.
“Momen ketika kita benar-benar kembali, perlu menjadi momen bukan hanya untuk alasan sepakbola saja, aman buat kami para pesepakbola, tetapi juga seluruh tim medis dan wasit. Saya tidak tahu bagaimana mekanisme nantinya,” ucap Raheem Sterling, dikutip dari Goal, Selasa (12/5/2020).
“Tapi, saya merasa ketika sisi keselamatan orang-orang dan pemain benar-benar aman, dan kesejahteraan mereka terjamin, maka itu waktu yang tepat untuk kembali bermain. Hingga saat itu tiba, saya hanya berpikir akan ada hasil terburuk,” imbuh pesepakbola berusia 25 tahun itu.
Kasus virus Corona Covid-19 di Inggris sendiri masih belum mereda. Hingga berita ini diturunkan, korban tewas di seantero Inggris akibat pandemi Covid-19 sudah mencapai 32.065 orang. Angka tersebut menjadikan Inggris sebagai negara dengan korban tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS).
(Ramdani Bur)