NYON – Liga Jerman 2019-2020 menjadi kompetisi domestik pertama di Eropa yang bergulir di tengah pandemi virus Corona Covid-19. Presiden Federasi Sepakbola Eropa (UEFA), Aleksander Ceferin, memuji langkah positif yang dilakukan operator Deutsche Fussball Liga (DFL).
Seperti diketahui, dua divisi teratas Bundesliga akan kembali bergulir pada 16 Mei 2020. Pemerintah Jerman lewat Kanselir Angela Merkel, sudah merestui dimulainya kembali liga. Meski begitu, Liga Jerman 2019-2020 akan digelar tanpa kehadiran penonton di stadion.
Baca juga: Resmi Bergulir 16 Mei, Ini Jadwal Pekan Ke-26 Liga Jerman 2019-2020
Dimulainya lagi Liga Jerman 2019-2020 tentu menjadi angin segar bagi UEFA. Sebab, pihak federasi berkomitmen untuk menyelesaikan musim ini hingga tenggat waktu 29 Agustus 2020. Itu merupakan langkah besar yang positif bagi sepakbola di tengah pandemi virus Corona Covid-19.
“Kabar yang luar biasa mendengar Pemerintah Jerman sudah setuju Bundesliga bisa dilanjutkan kembali. Ini adalah langkah besar yang positif untuk mengembalikan rasa optimis di hidup banyak orang,” papar Aleksander Ceferin, dikutip dari Goal, Jumat (8/5/2020).
“Ini adalah hasil dialog konstruktif dan perencanaan yang hati-hati antara otoritas sepakbola dengan politikus. Saya yakin Jerman akan menjadi contoh buat kita semua bagaimana mengembalikan sepakbola di hidup kita,” imbuh pria berusia 52 tahun itu.
Kembalinya hiruk pikuk dunia sepakbola tentu sudah dinantikan para pecintanya. Dahaga para penikmat sepakbola akan dipuaskan dengan laga penuh gengsi antara Borussia Dortmund vs Schalke 04 di Stadion Westfalen pada Sabtu 16 Mei 2020 malam WIB, sebagai pembuka.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)