“JIka kita berkumpul dan berlatih dalam kelompok dengan dua atau lima atau enam atau delapan, saya tidak yakin kapan itu mungkin akan terjadi, kami harus menunggu pemerintah untuk itu,” tambahnya.
“Kami tidak bisa memaksakan itu dan tidak mau, karena kami tidak bisa dan sama sekali tidak ada urusan untuk itu,” pungkas pelatih berpaspor Jerman tersebut.
(Ramdani Bur)