PHNOM PENH – Bali United dipastikan bakal bertandingan melawan perwakilan Kamboja, Svay Rieng di laga lanjutan Grup G Piala AFC 2020 pada Selasa (25/2/2020) pukul 18.00 WIB. Pada pertandingan tersebut Bali United pun bertindak sebagai tim tamu terlebih dahulu dan akan bermain di Stadion National Olympic yang memiliki rumput sintetis.
Tentu bermain di rumput sintetis adalah hal yang jarang untuk Bali United. Sebab di Liga 1 kebanyakan stadion mempergunakan rumput asli, sehingga bermain di rumput sintetis itu jelas akan menjadi sebuah tantangan untuk skuad asuhan Stefano Cugurra tersebut.
Baca Juga: Bali United Bakal Berusaha Berikan Permainan Terbaik saat Hadapi Svay Rieng
Akan tetapi, menurut pemaparan Teco –sapaan akrab Stefano Cugurra– bermain di stadion yang memiliki rumput sintetis takkan terlalu menjadi masalah untuk Bali United. Hal itu karena selain sudah melakukan latihan dan beradaptasi di stadion langsung, pengalaman mereka saat bermain di rumput sintetis disebut pun diakui Teco cukup bagus.
Terbukti saat tampil di kandang Tampines Rovers pada laga penyisihan Liga Champions Asia 2019-2020 yang juga memiliki rumput sintetis, Bali United nyatanya bisa menang meyakinkan 5-3. Hal tersebut diakui Teco menjadi bukti bahwa bermain di rumput sintetis bukanlah suatu permasalahan yang besar untuk Bali United.
“Kami sudah melakukan persiapan di Bali dan hari ini uji coba lapangan di stadion. Jadi untuk bermain lagi di rumput sintetis tidak ada masalah. Kami juga bisa meraih hasil positif saat di Singapura dimana saat itu kami juga main di rumput sintetis,” kata Teco, mengutip dari laman resmi Bali United, Selasa (25/2/2020).
Karena itu, kemenangan jelas menjadi target utama Bali United di pertandingan kontra Svay Rieng nanti. Ia tak mau Bali United pulang ke Indonesia hanya dengan hasil imbang atau bahkan kekalahan.
(Ramdani Bur)