BARCELONA – Barcelona baru saja mengumumkan perekrutan Martin Braithwaite dari Leganes dengan biaya sebesar 18 juta euro atau sekira Rp268 miliar. Perpindahan klub yang dilakukan striker asal Denmark itu pun lekas menjadi perdebatan karena Barca menggaetnya bukan ketika bursa transfer sedang dibuka.
Jika bicara soal transfer pemain, apa yang dilakukan Barca itu memang membuat iri klub-klub Eropa lainnya. Sebab, Blaugrana dianggap mendapat perlakuan spesial. Meski begitu, patut dicatat bahwa Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) memiliki peraturan khusus, sehingga memungkinkan Barca memboyong pemain di saat bursa transfer tidak sedang berlangsung.
Baca juga: Messi Kembali Redam Isu Kepindahannya dari Barcelona
Dalam peraturannya, RFEF menuliskan bahwa setiap klub memiliki hak untuk membeli pemain di luar bursa transfer jika stok pemain tim tersebut terbatas dan asalkan pemain yang dibeli tersebut masih berada di Liga Spanyol. Jika mengacu pada persyaratan tersebut, maka apa yang dilakukan Barca tidaklah melanggar aturan.
Alasan utama Barca memboyong Braithwaite adalah karena mereka membutuhkan sosok striker baru. Sebab, saat ini Luis Suarez dan Ousmane Dembele mengalami cedera dan harus menepi untuk waktu yang lama. Maka dari itu, Barca pun mengajukan izin kepada RFEF untuk melakukan transfer dadakan.