“Ketika bermain melawan Napoli, Juventus tidak memasuki laga itu dengan pendekatan psikologi yang tepat. Mungkin itu terjadi karena mereka melihat Inter dan Lazio imbang beberapa jam sebelumnya. Itu berarti para pesaing tidak boleh menyerah,” ujar Marcelo Lippi, mengutip dari Football Italia, Sabtu (1/2/2020).
“Menurut saya, Juventus sejauh ini hanya menampilkan 60-70% dari potensi yang sebenarnya. Di luar itu semua, mereka baru kalah dua kali di Liga Italia dan masih punya kans di Liga Champions serta Coppa Italia,” imbuh lelaki berusia 71 tahun tersebut.
Secara kebetulan, pekan 22 Liga Italia 2019-2020 akan memberikan tantangan tidak mudah buat Juventus. I Bianconeri akan menjamu rival beratnya, Fiorentina, di Stadion Allianz, Minggu (2/2/2020) malam WIB. Andai gagal memetik poin penuh, posisi anak buah Maurizio Sarri bakal terancam Lazio yang akan menjamu tim papan bawah SPAL serta Inter Milan yang bertandang ke Udinese beberapa jam kemudian.
(Ramdani Bur)