BEIJING – Persaingan ketat di papan atas klasemen Liga Italia 2019-2020 membuat Marcelo Lippi senang. Pelatih Tim Nasional (Timnas) China itu berharap Inter Milan dan Lazio dapat terus memberikan tekanan kepada Juventus hingga akhir musim.
Juventus memang masih berada di puncak klasemen dengan raihan 51 poin dari 21 laga. Di tempat kedua, I Nerazzurri menempel dengan 48 poin, sedangkan Lazio menduduki peringkat tiga dengan 46 angka. Gli Aquilotti bahkan bisa melompati Inter Milan andai memenangi partai tunda kontra Verona pada 6 Februari 2020 sehingga poinnya menjadi 49.
Baca juga: Ibrahimovic Gembleng Para Pemain Milan Berlatih
Marcelo Lippi berharap kondisi tersebut dapat bertahan hingga pekan 38 Liga Italia. Inter dan Lazio diminta untuk terus tancap gas karena Juventus terlihat hanya mengeluarkan 60% dari kemampuan yang sebenarnya. Hal itu membuat scudetto lebih terbuka.
“Ketika bermain melawan Napoli, Juventus tidak memasuki laga itu dengan pendekatan psikologi yang tepat. Mungkin itu terjadi karena mereka melihat Inter dan Lazio imbang beberapa jam sebelumnya. Itu berarti para pesaing tidak boleh menyerah,” ujar Marcelo Lippi, mengutip dari Football Italia, Sabtu (1/2/2020).
“Menurut saya, Juventus sejauh ini hanya menampilkan 60-70% dari potensi yang sebenarnya. Di luar itu semua, mereka baru kalah dua kali di Liga Italia dan masih punya kans di Liga Champions serta Coppa Italia,” imbuh lelaki berusia 71 tahun tersebut.
Secara kebetulan, pekan 22 Liga Italia 2019-2020 akan memberikan tantangan tidak mudah buat Juventus. I Bianconeri akan menjamu rival beratnya, Fiorentina, di Stadion Allianz, Minggu (2/2/2020) malam WIB. Andai gagal memetik poin penuh, posisi anak buah Maurizio Sarri bakal terancam Lazio yang akan menjamu tim papan bawah SPAL serta Inter Milan yang bertandang ke Udinese beberapa jam kemudian.
(Ramdani Bur)