ROMA – AS Roma harus menelan pil pahit usai tumbang 1-3 dari Juventus pada babak perempatfinal Coppa Italia 2019-2020, Rabu 23 Januari dini hari WIB. Kekalahan tersebut bukan modal positif jelang Derby Della Capitale menghadapi Lazio pada Minggu 26 Januari 2020 malam WIB di Liga Italia.
I Lupi sebetulnya mampu tampil menyerang di laga tersebut seperti keinginan pelatih Paulo Fonseca. Sayangnya, lini pertahanan AS Roma kecolongan tiga gol lewat skema serangan balik oleh Juventus di Turin. Tim tamu hanya bisa membalas sekali lewat gol bunuh diri Gonzalo Higuain.
Baca juga: Turunkan Tempo, Juventus Kesulitan Hadapi AS Roma
Paulo Fonseca yakin, laga melawan Lazio akan berbeda dibandingkan dengan Juventus. Sebab, kedua kesebelasan memiliki gaya main yang berbeda. Pelatih asal Portugal itu meminta setiap anak asuhnya bekerja keras untuk merebut bola ketika dalam penguasaan Gli Aquilotti.
“Melawan Lazio akan menjadi laga yang berbeda karena mereka memainkan sepakbola yang berbeda dengan Juventus. Kami harus bekerja keras untuk merebut bola secepatnya ketika kehilangan,” urai Paulo Fonseca, melansir dari Football Italia, Jumat (24/1/2020).
Kedua kesebelasan sedang dalam kondisi yang kontras di Liga Italia 2019-2020. Lazio tengah menikmati periode kemenangan beruntun dalam 11 pertandingan terakhir. Sebaliknya AS Roma hanya mencatat tiga kemenangan dari lima giornata terakhir.
Beruntung bagi AS Roma, Lazio juga memasuki laga tersebut dengan modal negatif berupa kekalahan tipis 0-1 dari Napoli di Coppa Italia. Edin Dzeko dan kawan-kawan tentu ingin memberikan kekalahan kedua beruntun dalam sepekan sekaligus mengakhiri rentetan kemenangan rival sekotanya itu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)