"Jangan sampai, misalnya pertandingan terlambat gara-gara persoalan konektivitas. Oleh sebab itu, sarana dan prasarana akomodasi juga harus memiliki pelayanan yang kelas dunia," ujarnya.
Ketiga, Presiden ingin agar penyelenggaraan Piala Dunia U-20 dimanfaatkan sebagai ajang promosi Indonesia kepada dunia. Kepala Negara mengingatkan bahwa ajang ini akan diikuti oleh 24 negara peserta dari 5 benua.
"Ini momen penting untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara maju dan bangsa besar yang mampu melaksanakan event internasional dengan sangat baik," imbuhya.
"Terakhir, saya minta pengalaman dan kesuksesan kita dalam penyelenggaraan Asian Games dan Asian Paragames di 2018 dapat dijadikan acuan, dijadikan standar dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 yang akan datang," tandasnya.
(Ramdani Bur)